Bupati Paris Yasir Jadikan Pelatihan Vokasi sebagai Langkah Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Foto Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, S.E., M.M,. Saat Buka Pelatihan Vokasi Nasional Kabupaten Jeneponto Batch V Tahun 2026

JENEPONTO – INFO-JURNAL.COM – Pemerintah Kabupaten Jeneponto terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan pelatihan vokasi.

Upaya ini dilakukan untuk membekali masyarakat dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan dunia kerja sekaligus membuka peluang kerja dan mendorong kemandirian ekonomi.

Komitmen tersebut ditandai dengan pembukaan Sinergitas Pelatihan Vokasi Nasional Kabupaten Jeneponto Batch V Tahun 2026 oleh Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, S.E., M.M., yang dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (*Memorandum of Understanding*/MoU), Selasa (13/10/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Jeneponto.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi lintas lembaga dalam meningkatkan keterampilan dan kompetensi masyarakat agar mampu bersaing serta beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.

Turut hadir Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng, Dr. Arsyad; Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jeneponto, Abdul Mushawwir Sam, S.STP.; Kepala UPTD BLK Jeneponto, Adriana M., S.Pd., M.M.; serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Baca Juga:  Bupati Bone Dorong 69 Pelaku IKM Kembangkan Usaha Lewat Program IKM BerAmal

Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan pelaksanaan oleh Kepala UPTD BLK Jeneponto, Adriana M. Ia menyampaikan bahwa Pelatihan Vokasi Nasional Batch V Tahun 2026 dilaksanakan di UPTD BLK Kabupaten Jeneponto untuk meningkatkan keterampilan, kompetensi, dan kesiapan masyarakat dalam memasuki dunia kerja.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara BPVP Bantaeng dengan Pemerintah Kelurahan Empoang dan BLKK Pondok Pesantren Al Hikam Pitape. Penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh Bupati Jeneponto sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat pelaksanaan program pelatihan vokasi.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan penyerahan sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) kepada Bupati Jeneponto. Kegiatan selanjutnya diakhiri dengan sesi foto bersama.

Baca Juga:  Jelang RDP, LSM Merdeka Beberkan Dugaan Praktik Nakal Distribusi Pupuk Subsidi di Bone

Dalam sambutannya, Kepala BPVP Bantaeng, Dr. Arsyad, menekankan pentingnya sinergi antarlembaga untuk memastikan pelatihan vokasi berjalan efektif dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Menurutnya, kolaborasi yang kuat diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelatihan sekaligus menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan pasar kerja.

Sementara itu, Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong kemajuan daerah. Karena itu, pelatihan vokasi perlu diarahkan agar masyarakat memiliki bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk memperoleh pekerjaan maupun mengembangkan usaha secara mandiri.

Bupati berharap program tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan pelatihan, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam memperluas akses terhadap kesempatan kerja dan memperkuat kemandirian ekonomi.

Baca Juga:  Pupuk Subsidi Sulit Didapat, Petani Keluhkan Harga Tak Masuk Akal

“Melalui pelatihan vokasi, kita berharap masyarakat memiliki keterampilan dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, sehingga peluang untuk mendapatkan pekerjaan maupun membangun usaha secara mandiri semakin terbuka,” demikian pesan Bupati dalam sambutannya.

Melalui pelaksanaan Pelatihan Vokasi Nasional Batch V Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Jeneponto berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pelatihan, dan berbagai pemangku kepentingan dapat terus diperkuat. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan sumber daya manusia yang kompeten, produktif, dan berdaya saing.

Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah dalam memperluas kesempatan kerja, meningkatkan kapasitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Kabupaten Jeneponto secara berkelanjutan. (BM)*.

Pos terkait