Bupati Bone Salurkan 720 Paket Bantuan untuk Keluarga Miskin dan Rentan di 10 Kecamatan

Foto Bupati Bone H.Ansi Asman Sulaiman, S, Sos, MM Saat Menyalurkan menyalurkan bantuan kepada keluarga miskin dan miskin ekstrem

BONE – INFO-JURNAL.COM Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., menyalurkan bantuan kepada keluarga miskin dan miskin ekstrem melalui Program Layanan Rujukan bagi Keluarga dalam Mewujudkan Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak, Kamis (11/6/2026).

Program ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bone dalam memperkuat perlindungan sosial, menekan angka kemiskinan ekstrem, serta mempercepat penurunan stunting.

Penyaluran bantuan secara simbolis dilaksanakan di Kantor Kelurahan Manurunge, Kecamatan Tanete Riattang. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan ke Desa Pasempe, Kecamatan Palakka, dan Desa Turu Adae, Kecamatan Ponre.

Program tersebut menyasar kelompok masyarakat rentan, mulai dari perempuan kepala keluarga, penyandang disabilitas, keluarga dengan anak stunting, hingga lanjut usia (lansia) yang membutuhkan dukungan sosial dan pemenuhan kebutuhan dasar.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Bone didampingi Ketua Tim Eksekusi Pengentasan Kemiskinan, Penurunan Stunting, dan Permasalahan Sosial Terpadu (TEPAT) Bone, Dr. Ade Fariq Ashar, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Bone Hasnawati Ramli, S.Sos., M.Si., Kepala BKPSDM Bone Edy Saputra Syam, Plt Kepala DPMD Bone Andi Akbar, Kasatpol PP Bone Andi Baharuddin, serta Kepala Dinas Kominfo Bone Anwar.

Baca Juga:  Polisi Bergerak Cepat, Dugaan Arena Judi Sabung Ayam di Ajangale Dibongkar

Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, mengatakan bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mengurangi kemiskinan ekstrem, mencegah stunting, dan membantu masyarakat lanjut usia agar tetap dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Bantuan ini merupakan upaya pemerintah untuk meminimalisir keluarga miskin ekstrem, mencegah stunting, dan membantu masyarakat lansia agar dapat memenuhi kebutuhan dasarnya,” ujar Andi Asman.

Ia menegaskan bahwa seluruh penerima bantuan telah melalui proses verifikasi dan validasi sehingga bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran.

“Para penerima ini telah diverifikasi dan divalidasi. Mereka adalah warga yang memang masuk kategori kurang mampu dan layak menerima bantuan,” katanya.

Selain itu, Andi Asman mengingatkan agar bantuan yang diterima dimanfaatkan sesuai kebutuhan dan tidak diperjualbelikan. Ia juga menekankan pentingnya pendidikan bagi anak-anak dari keluarga penerima manfaat.

Baca Juga:  Andi Akmal Pasluddin Hadiri HLM TPID–TP2DD Sulsel, Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Harga dan Digitalisasi Daerah

“Saya berharap bantuan ini tidak dijual. Jika dalam keluarga penerima terdapat anak usia sekolah, maka mereka harus tetap bersekolah dan menjadi prioritas untuk diterima di Sekolah Rakyat,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DP3A Kabupaten Bone, Hasnawati Ramli, menjelaskan bahwa penerima bantuan merupakan warga yang masuk kategori Desil I dan Desil II berdasarkan data kesejahteraan sosial.

Menurutnya, bantuan tersebut disalurkan di 10 kecamatan yang tersebar pada 24 titik penyaluran. Secara keseluruhan, terdapat 720 paket bantuan yang dibagikan kepada masyarakat, dengan alokasi sebanyak 20 paket di setiap titik.

“Bantuan ini disalurkan di 10 kecamatan yang tersebar pada 24 titik penyaluran. Total bantuan yang diberikan sebanyak 720 paket, dengan alokasi 20 paket pada setiap titik,” jelas Hasnawati.

Baca Juga:  Jelang Idul Adha Wakil Bupati Bone Bersama Forkopimda Tinjau Stabilitas Harga Pangan di Pasar

Ia menambahkan, program tersebut merupakan bagian dari langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bone dalam memperkuat perlindungan sosial dan ketahanan keluarga bagi kelompok rentan.

Selain itu, program ini juga diharapkan mampu mendukung pengentasan kemiskinan serta percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Bone. (BM)*.

Pos terkait