BONE – INFO-JURNAL.COM – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bone menunjukkan kepedulian terhadap warga yang menjadi korban kebakaran di Dusun I Lappae, Desa Sanrangeng, Kecamatan Dua Boccoe.
Jajaran Satpol PP menyambangi lokasi sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga yang masih berupaya bangkit setelah kehilangan tempat tinggal akibat musibah tersebut, Kamis (17/9/2026) malam. 
Kebakaran yang terjadi pada Sabtu (12/9/2026) siang itu menghanguskan 10 rumah warga, sementara tiga rumah lainnya ikut terdampak. Dua unit sepeda motor juga turut terbakar. Dalam peristiwa tersebut, satu warga dilaporkan meninggal dunia.
Kepala Desa Sanrangeng, Irwansyah, mengatakan total kerugian akibat kebakaran yang menimpa 13 rumah tersebut ditaksir mencapai kurang lebih Rp3 miliar.
Menurutnya, kebakaran terjadi setelah salat Zuhur, saat sebagian besar warga sedang berada di sawah maupun tempat kerja.
“Pada saat kejadian, kebanyakan warga sedang ke sawah dan tempat kerja karena kejadiannya setelah salat Zuhur,” kata Irwansyah saat ditemui awak media Info-Jurnal.com, pada kamis malam.
Ia mengatakan, kobaran api dengan cepat membesar hingga menghanguskan sejumlah rumah dalam waktu relatif singkat.
“Kejadiannya kurang lebih hanya satu jam, Pak. Dilahap semua api,” ungkapnya.
Kondisi tersebut kemudian mendapat perhatian dari jajaran Satpol PP Kabupaten Bone. Sekretaris Satpol PP Bone, Andi Rahmat Musrya, S.STP., M.H., bersama Kabid Binmas Andi Dedy Astaman dan jajaran, turun langsung menemui para korban di lokasi kebakaran.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan membawa sejumlah bantuan berupa kebutuhan warga terdampak. Bantuan itu diberikan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas keluarga besar Satpol PP Bone terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Kehadiran jajaran Satpol PP tidak hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga memberikan dukungan moril kepada warga agar tetap kuat dan tabah menghadapi musibah yang telah mengakibatkan kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
Mewakili Kasatpol PP Kabupaten Bone, Andi Rahmat mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan dengan masyarakat yang sedang mengalami musibah.
“Jangan dilihat nilainya. Ini sebagai bentuk kepedulian kami, keikhlasan kami, dan kebersamaan kami terhadap duka yang dirasakan masyarakat yang ada di Desa Sanrangeng ini,” ujarnya.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban warga dan memberikan manfaat bagi para korban kebakaran.
“Kami harapkan mudah-mudahan bantuan yang kami berikan ini setidaknya bisa meringankan beban dan bisa bermanfaat untuk saudara-saudara kami yang terdampak musibah,” pungkasnya. (BM)*.






