BONE – INFO-JURNAL.COM – Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., menegaskan bahwa nilai-nilai luhur budaya Bugis seperti “sipakatau, sipakalebbi, dan sipakainge” harus terus diwariskan kepada generasi muda sebagai bekal menghadapi tantangan zaman.
Hal tersebut disampaikan Andi Akmal saat membuka Sekolah Kebangsaan Berbasis Lokalitas Budaya Bugis di Bunir Cafe, Kabupaten Bone, Sabtu (11/7/2026).
Acara ini digelar oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Makassar (UNM) melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) PNBP FIS-H Tahun 2026. 
”Kabupaten Bone memiliki warisan budaya Bugis yang kaya akan nilai-nilai luhur, seperti sipakatau, sipakalebbi, dan sipakainge. Nilai-nilai tersebut menjadi modal sosial yang sangat penting dalam memperkuat persatuan, toleransi, serta karakter kebangsaan di tengah keberagaman masyarakat,” ujar Andi Akmal.
Menurutnya, penguatan wawasan kebangsaan tidak cukup dilakukan hanya melalui teori, tetapi juga harus berpijak pada kearifan lokal yang telah diwariskan oleh para leluhur.
Di tengah derasnya arus globalisasi, generasi muda dituntut mampu menjaga identitas budaya tanpa kehilangan semangat kebangsaan.
Oleh karena itu, ia mengapresiasi inisiatif LPPM UNM yang menghadirkan ruang belajar bagi pemuda lintas komunitas melalui program bertema “Sekolah Kebangsaan Berbasis Lokalitas Budaya Bugis pada Pemuda Lintas Komunitas di Kabupaten Bone”.
Wakil Bupati berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya memahami akar budayanya, tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme yang kuat serta mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
”Budaya Bugis memiliki nilai-nilai yang tetap relevan dengan perkembangan zaman. Jika terus dijaga dan diamalkan, nilai-nilai itu akan menjadi fondasi dalam membangun karakter generasi muda yang berintegritas dan cinta tanah air,” tambahnya.
Sementara itu, kegiatan ini menghadirkan peserta dari berbagai komunitas kepemudaan, akademisi, dan unsur masyarakat di Kabupaten Bone. Mereka mengikuti diskusi serta pemaparan materi mengenai penguatan karakter kebangsaan berbasis nilai-nilai budaya Bugis.
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Tim PKM FIS-H UNM Dr. Najamuddin, M.Hum., perwakilan mitra PKM LSM Sulekka Andi Geerhand, S.Pd., M.Pd., serta akademisi dan budayawan Dr. Andi Singkeru Rukka, S.H., M.H.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat, program ini diharapkan mampu memperkuat semangat kebangsaan sekaligus menjaga kelestarian budaya Bugis sebagai identitas dan kebanggaan masyarakat Bone. (BM)*.





