JENEPONTO – INFO-JURNAL.COM – Gerakan Jumat Bersih di Kabupaten Jeneponto terus berjalan konsisten. Memasuki Jumat, 7 Agustus 2026, kegiatan tersebut telah mencapai pekan ke-72 sejak pertama kali dilaksanakan pada 28 Maret 2025.
Jumat Bersih merupakan salah satu gerakan yang digagas Pemerintah Kabupaten Jeneponto sejak awal kepemimpinan Bupati Jeneponto H. Paris Yasir, S.E., M.M., bersama Wakil Bupati. Kegiatan ini melibatkan aparatur pemerintah hingga masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.
Setiap Jumat pagi, kegiatan dilakukan dengan membersihkan halaman kantor, jalan lingkungan, saluran air, fasilitas umum, serta mengumpulkan sampah di sejumlah wilayah.
Gerakan tersebut tidak hanya diarahkan sebagai kegiatan rutin mingguan, tetapi diharapkan mampu membangun kesadaran dan kebiasaan masyarakat untuk menjaga kebersihan setiap hari.
Semangat gotong royong menjadi bagian penting dalam pelaksanaannya. Pemerintah daerah, perangkat kecamatan, desa dan kelurahan, serta masyarakat didorong mengambil peran sesuai lingkungan masing-masing.
Konsistensi selama 72 pekan menunjukkan bahwa Jumat Bersih tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Gerakan ini menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman dan tertata.
Hal tersebut sejalan dengan semangat Jeneponto Bahagia, yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga peningkatan kualitas lingkungan dan kenyamanan masyarakat.
Jalan yang bersih, saluran air yang terawat, ruang publik yang tertata dan lingkungan bebas sampah menjadi bagian dari kualitas hidup masyarakat.
Gerakan Jumat Bersih juga sejalan dengan semangat Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah) yang mendorong terciptanya lingkungan bersih dan tertata.
Memasuki pekan ke-72, Pemerintah Kabupaten Jeneponto berharap gerakan tersebut terus berlanjut dan berkembang menjadi budaya menjaga kebersihan, bukan hanya dilakukan setiap Jumat.
Sebab, menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat.
72 pekan telah berlalu, namun gerakan Jumat Bersih belum selesai. Dari kebiasaan sederhana menjaga lingkungan, diharapkan tumbuh budaya bersama untuk mewujudkan Jeneponto yang bersih, sehat, nyaman dan bahagia. (BM)*.






