Wakil Bupati Bone Pimpin Rapat TPID, Tegaskan Usut Penyebab Kelangkaan BBM dan LPG

Foto Wakil Bupati Bone Dr.H.Andi Akmal Pasluddin, SP. MM. Saat Pimpin Rapat Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terkait kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di Kabupaten Bone.

BONE – INFO-JURNAL.COM Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, M.M., memimpin Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terkait kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di Kabupaten Bone.

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapim Kantor Bupati Bone, Rabu (29/7/2026), itu menjadi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Bone dalam merespons keluhan masyarakat mengenai terbatasnya pasokan BBM dan LPG di sejumlah wilayah.

Dalam rapat tersebut, Andi Akmal Pasluddin menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, Pertamina, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mengatasi persoalan distribusi energi.

Menurutnya, kelangkaan BBM dan LPG tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, sektor transportasi, pertanian, perikanan, hingga dunia usaha.

Baca Juga:  Wabup Bone Hadiri Launching Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026, 39 Mahasiswa Terima Bantuan

Wakil Bupati Bone juga meminta agar penyebab kelangkaan BBM diusut secara menyeluruh. Ia menginstruksikan seluruh pihak terkait untuk memperkuat pengawasan dan koordinasi guna memastikan distribusi BBM dan LPG kembali normal serta mencegah terjadinya penyimpangan.

“Apabila memang ada indikasi praktik mafia BBM yang menyebabkan terganggunya distribusi dan merugikan masyarakat, maka harus ditemukan dan ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Distribusi BBM harus tepat sasaran dan tidak boleh dimanfaatkan oleh oknum yang mencari keuntungan pribadi dengan mengorbankan kepentingan masyarakat,” tegas Andi Akmal Pasluddin.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bone tidak akan mentoleransi segala bentuk penyalahgunaan distribusi BBM maupun LPG yang dapat memicu keresahan masyarakat dan mengganggu stabilitas ekonomi daerah.

Baca Juga:  Bupati Jeneponto Kukuhkan 174 Bunda PAUD, Perkuat Wajib Belajar Prasekolah dan Penanganan ATS.

Karena itu, koordinasi lintas instansi akan terus diperkuat agar pengawasan di lapangan berjalan lebih efektif.

Selain membahas upaya normalisasi distribusi energi, rapat TPID juga mengevaluasi dampak kelangkaan BBM dan LPG terhadap laju inflasi daerah.

Pemerintah Kabupaten Bone menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas harga, menjamin ketersediaan kebutuhan pokok, serta memastikan distribusi energi berlangsung lancar, transparan, dan tepat sasaran.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekretariat Daerah Kabupaten Bone, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tamu undangan lainnya sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelancaran distribusi BBM dan LPG demi memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Bone. (BM)*.

Pos terkait