Wabup Bone Ajak Mahasiswa Jadi Agripreneur, Ubah Keterbatasan Menjadi Peluang Usaha Pertanian

Foto Wakil Bupati Bupati Dr. H.Andi Akmal Pasluddin, SP. MM.

BONE – INFO-JURNAL.COM Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., mengajak generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk menjadikan sektor pertanian sebagai peluang usaha yang menjanjikan.

Menurutnya, kemajuan teknologi dan inovasi membuka ruang bagi lahirnya agripreneur muda yang mampu menciptakan lapangan kerja sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Ajakan tersebut disampaikan Andi Akmal saat menjadi narasumber pada Agropreneur Summit 2026 bertema:

“From Dormitory To CEO: Mengubah Keterbatasan Menjadi Peluang, Menumbuhkan Generasi Agripreneur Muda yang Siap Berkarya dan Berwirausaha”

Yang berlangsung di Aula Kampus II Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa, Dusun Bakunge, Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, Sabtu (27/6/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) Polbangtan Gowa itu dihadiri pimpinan kampus, pengurus HIPMI, pengusaha muda, serta sekitar 350 peserta yang terdiri atas mahasiswa dan sivitas akademika.

Baca Juga:  Bupati Bone Resmikan Jembatan Rp6,8 Miliar di Bengo, Dorong Akses Ekonomi Warga

Ketua Panitia, Andi Dzulfikar, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan wawasan, motivasi, dan semangat kewirausahaan mahasiswa, sekaligus membekali mereka dengan strategi membangun usaha berbasis pertanian agar lahir generasi agripreneur yang mandiri, inovatif, dan mampu menciptakan lapangan kerja.

Ketua Umum HIPMI PT Polbangtan Gowa, Agung Kurniawan Samad, berharap para peserta dapat menyerap pengalaman dan ilmu dari para narasumber sebagai bekal membangun mental kewirausahaan, berani memulai usaha, serta mampu mengubah berbagai keterbatasan menjadi peluang.

Sementara itu, Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Polbangtan Gowa, Dr. Kisman Awaluddin Arsyad, S.Kom., M.M., menegaskan bahwa niat dan kemauan yang kuat merupakan modal utama menjadi seorang pengusaha.

Menurutnya, Agropreneur Summit 2026 tidak hanya memberikan pengetahuan tentang kewirausahaan, tetapi juga membentuk karakter mahasiswa menjadi calon pengusaha yang tangguh, mandiri, dan berintegritas.

Plt. Direktur Polbangtan Gowa, Dr. drh. Sartika Juwita, M.Kes., mengatakan tantangan sektor pertanian saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga jiwa kepemimpinan, inovasi, dan kewirausahaan.

Baca Juga:  BAZNAS Bone Bantu Nelayan Bangun Rumah Layak, Wujud Nyata Kepedulian Pada Warga

Karena itu, mahasiswa didorong mengubah pola pikir dari job seeker menjadi job creator yang mampu berkontribusi bagi pembangunan pertanian dan perekonomian daerah.

Dalam sesi talkshow, Wakil Bupati Bone membawakan materi bertajuk:

“Agropreneur Muda: Menjawab Tantangan Pertanian Masa Depan”.

Ia menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki prospek yang sangat besar karena pangan merupakan kebutuhan yang tidak pernah berhenti.

Perkembangan teknologi, menurutnya, turut menjadikan usaha pertanian semakin modern, efisien, menguntungkan, dan berkelanjutan.

Meski demikian, Andi Akmal mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi, mulai dari rendahnya minat generasi muda menjadi petani, pendapatan yang belum stabil, keterbatasan akses lahan dan permodalan, hingga dampak perubahan iklim.

Karena itu, ia mendorong mahasiswa mengambil peran melalui pengembangan agribisnis modern, smart farming, hortikultura bernilai tinggi, agribisnis digital, hingga pengolahan hasil pertanian yang memiliki nilai tambah.

Baca Juga:  TNI Hadir untuk Rakyat, Babinsa Koramil 1407-16/Tonra Kawal Kegiatan Poskesdes di Desa Muara

Ia juga mengajak mahasiswa membangun kemandirian ekonomi sejak di bangku kuliah dengan terus belajar, berkolaborasi, serta mengembangkan keterampilan agar mampu menjadi wirausaha muda yang sukses di sektor pertanian.

Selain Wakil Bupati Bone, kegiatan tersebut juga menghadirkan Dewan Pembina BPV HIPMI Kabupaten Bone, H. Zulfikar Juniardo, S.Kom., M.M., yang membawakan materi:

“The Entrepreneur Journey: Dari Mahasiswa Menjadi Pengusaha, Menginspirasi Banyak Orang”.

Dalam paparannya, ia membagikan pengalaman membangun usaha sebagai inspirasi bagi para peserta.

Melalui Agropreneur Summit 2026, diharapkan lahir generasi agripreneur muda yang siap berkarya, berinovasi, serta menjadi motor penggerak kemajuan sektor pertanian dan pembangunan ekonomi, khususnya di Kabupaten Bone dan Sulawesi Selatan. (BM)*.

 

Pos terkait