BONE – INFO-JURNAL.COM – Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi sebagian masyarakat, kehadiran lembaga sosial menjadi harapan bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan.
Kepedulian inilah yang kembali ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bone. membantu warga kurang mampu dengan menyalurkan bantuan pelunasan biaya rumah sakit kepada seorang pasien yang tengah menjalani perawatan di RS M. Yasin Bone (RS Tentara). 13/4/2026.
Pasien tersebut diketahui bernama Dandi, yang saat ini menderita penyakit batu empedu dan harus menjalani perawatan intensif.
Kondisinya semakin memprihatinkan karena Dandi merupakan seorang yatim piatu tanpa dukungan ekonomi yang memadai.
Sebelumnya, ia bekerja sebagai tukang las untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, sejak delapan bulan terakhir, penyakit yang dideritanya membuatnya tidak lagi mampu beraktivitas secara normal.
Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Bone bergerak cepat dengan memberikan bantuan guna meringankan beban biaya pengobatan yang harus ditanggung Dandi.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Ketua Bidang Keuangan BAZNAS Kabupaten Bone, Ibu Haryany, S.Ag., M.H., bersama perwakilan RS M. Yasin Bone, Ibu Andi Fatmawati.
Ibu Haryany menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian serta tanggung jawab sosial BAZNAS terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya bagi mereka yang mengalami kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan.
“Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban saudara kita, Dandi, serta memberikan semangat dalam menjalani proses penyembuhan,” ujarnya.
Sementara itu, pihak rumah sakit melalui Ibu Andi Fatmawati turut menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kepedulian BAZNAS dalam membantu pasien kurang mampu.
Ia berharap kolaborasi seperti ini dapat terus terjalin sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu dalam mendapatkan layanan kesehatan yang layak.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan Dandi dapat lebih fokus menjalani proses pengobatan hingga sembuh tanpa harus terbebani oleh biaya rumah sakit.
Langkah nyata seperti ini menjadi bukti bahwa kepedulian dan gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam membantu sesama. (BM) *.





