BONE – INFO-JURNAL.COM – Kabar menggembirakan datang dari Kabupaten Bone. Di bawah kepemimpinan Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, dan Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin.
Pertumbuhan ekonomi daerah menunjukkan tren yang terus meningkat. Bahkan, berdasarkan data terbaru, laju pertumbuhan ekonomi Bone pada Triwulan I Tahun 2026 mencapai 7,84 persen, menjadi salah satu capaian tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bone, pertumbuhan ekonomi pada periode Januari hingga Maret 2026 tercatat sebesar 7,84 persen.
Capaian ini menjadi indikator kuat bahwa aktivitas ekonomi di berbagai sektor produktif terus bergerak positif dan memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah.
Kepala BPS Bone, H. Abdi Amin, menjelaskan bahwa angka tersebut merupakan hasil pengukuran pertumbuhan ekonomi daerah selama Triwulan I Tahun 2026.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan kinerja ekonomi Bone yang terus mengalami perbaikan dari tahun ke tahun.
“Pertumbuhan ekonomi Bone Triwulan I Tahun 2026 sebesar 7,84 persen,” ujar Abdi Amin, Jumat (5/6/2026).
Capaian tersebut melanjutkan tren pertumbuhan ekonomi yang terus menunjukkan peningkatan. Pada tahun 2024, pertumbuhan ekonomi Bone tercatat sebesar 5,4 persen.
Angka itu kemudian naik menjadi 6,03 persen pada tahun 2025, sebelum kembali meningkat hingga mencapai 7,84 persen pada Triwulan I Tahun 2026.
Meningkatnya pertumbuhan ekonomi daerah tidak terlepas dari kontribusi sejumlah sektor strategis yang menjadi penopang utama perekonomian Bone.
Sektor pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi daerah terus menunjukkan performa yang positif.
Produksi pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan mengalami peningkatan seiring berbagai program pemerintah yang difokuskan pada peningkatan produktivitas dan penguatan infrastruktur pendukung.
Di sisi lain, pembangunan infrastruktur yang terus digencarkan di berbagai wilayah juga memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.
Perbaikan jalan, pembangunan sarana konektivitas antarwilayah, serta berbagai fasilitas penunjang ekonomi dinilai mampu memperlancar distribusi barang dan jasa sekaligus meningkatkan efisiensi kegiatan usaha.
Iklim investasi dan dunia usaha yang semakin kondusif turut menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Berbagai program pemberdayaan dan pendampingan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berhasil mendorong lahirnya usaha-usaha baru sekaligus memperkuat daya saing pelaku usaha yang telah berkembang.
Saat ini, UMKM menjadi salah satu motor penggerak ekonomi kerakyatan di Kabupaten Bone. Selain berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, sektor ini juga berperan penting dalam menciptakan lapangan kerja dan memperluas peluang ekonomi di berbagai wilayah.
Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi yang terus membaik merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh elemen masyarakat yang bersama-sama mendorong pembangunan daerah.
“Alhamdulillah, pertumbuhan ekonomi Bone terus membaik. Infrastruktur kita genjot, iklim usaha semakin kondusif, UMKM terus bertumbuh, dan produksi sektor pertanian, perkebunan, perikanan, serta peternakan juga semakin meningkat. Ini menjadi modal besar bagi Bone untuk terus tumbuh dan berkembang,” ujar Andi Asman Sulaiman.
Sebagai salah satu daerah lumbung pangan nasional, Kabupaten Bone memiliki potensi besar untuk terus memperkuat fondasi perekonomian daerah.
Pertumbuhan ekonomi sebesar 7,84 persen pada Triwulan I Tahun 2026 menjadi sinyal positif bahwa berbagai program pembangunan yang dijalankan mulai memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta kemajuan Kabupaten Bone secara berkelanjutan. (BM) *.





