Pemerintah Kabupaten Bone Pacu Digitalisasi Daerah dan Optimalkan PAD 2026

Foto Wakil Bupati Bone Dr.H.Andi Akmal Pasluddin, SP. MM. Saat Pimpin Rapat di Aula Lateya RI Duni. Selasa 30/6/2026.

BONE – INFO-JURNAL.COM Pemerintah Kabupaten Bone terus memacu transformasi digital guna mendongkrak penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Langkah strategis ini dibahas secara mendalam dalam High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang dirangkaikan dengan Monitoring dan Evaluasi Penerimaan PAD Triwulan II Tahun 2026 di Aula Lateya Riduni, Selasa (30/6/2026).

​Rapat krusial tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., dengan didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bone, Hj. Andi Tenriawaru, S.P., M.M.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh para Asisten Sekretariat Daerah, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta sejumlah tamu undangan terkait.

​Pertemuan strategis tersebut menjadi forum penting untuk mengevaluasi capaian implementasi digitalisasi transaksi pemerintah daerah, sekaligus mengkaji perkembangan realisasi penerimaan PAD hingga triwulan kedua tahun anggaran 2026.

Baca Juga:  Bupati Andi Asman Sulaiman Terima Kalapas Baru Watampone, Komitmen Perkuat Kerja Sama Pemasyarakatan di Bone

Evaluasi ini diharapkan menjadi dasar penyusunan strategi dan langkah konkret dalam mengoptimalkan potensi pendapatan daerah, sehingga target PAD tahun 2026 dapat tercapai secara maksimal.

​Dalam arahannya, Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, menegaskan bahwa percepatan digitalisasi daerah merupakan salah satu langkah krusial dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, efektif, dan akuntabel.

Selain itu, digitalisasi diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mengoptimalkan penerimaan daerah melalui sistem pembayaran yang lebih modern, aman, dan efisien.

​Menurut Andi Akmal, transformasi digital bukan sekadar pemanfaatan teknologi, melainkan juga perubahan budaya kerja yang mengedepankan transparansi, akuntabilitas, serta pelayanan publik yang lebih cepat dan berkualitas.

Baca Juga:  Turun Langsung ke Sawah, Bupati Bone dan TNI Dorong produktivitas Pertanian

Oleh karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah untuk memperkuat sinergi dan terus berinovasi dalam mendukung implementasi program TP2DD.

​”Saya berharap seluruh OPD memiliki komitmen yang sama dalam mempercepat digitalisasi sekaligus mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah. Setiap peluang penerimaan harus dikelola secara maksimal melalui sistem digital yang terintegrasi sehingga lebih efektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Wakil Bupati Bone.

​”Dengan kolaborasi yang kuat, saya optimistis target PAD tahun 2026 dapat kita capai, bahkan kita lampaui demi mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bone,” lanjutnya.

​Selain membahas perkembangan implementasi program TP2DD, rapat ini juga mengevaluasi capaian PAD dari berbagai sektor, memetakan kendala yang dihadapi, serta mencari peluang peningkatan pendapatan di masa mendatang.

Baca Juga:  Hadiri Paripurna Bupati Jeneponto Apresiasi DPRD atas Rekomendasi LKPJ Tahun Anggaran 2025

Hasil evaluasi tersebut akan menjadi acuan bagi seluruh perangkat daerah dalam menyusun strategi percepatan pencapaian target PAD secara lebih terukur dan berkelanjutan.

​Melalui pelaksanaan High Level Meeting TP2DD ini, Pemerintah Kabupaten Bone kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat transformasi digital di seluruh sektor pemerintahan.

Sinergi antarperangkat daerah diharapkan semakin solid, sehingga pengelolaan keuangan daerah menjadi lebih efektif, penerimaan PAD terus meningkat, dan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara luas oleh seluruh masyarakat Kabupaten Bone. (BM)*.

 

Pos terkait