Kabid Pencegahan BPBD Bone Ingatkan Warga Waspada Kebakaran di Musim Kemarau

Foto Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bone, Andi Muhammad Rezki Firdaus, SE, M.Si,

BONE – INFO-JURNAL.COM Memasuki musim kemarau, masyarakat Kabupaten Bone diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi bencana, terutama kebakaran hutan dan lahan, kebakaran permukiman, kekeringan, serta dampak cuaca panas dan angin kencang.

Kondisi cuaca yang cenderung kering membuat vegetasi dan lahan lebih mudah terbakar. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat membesar dan meluas jika tidak segera ditangani.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bone, Andi Muhammad Rezki Firdaus, SE, M.Si, meminta masyarakat lebih waspada dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran,” ujar Andi Rezki, Rabu (12/8/2026).

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan, terutama di lahan terbuka saat angin bertiup kencang. Jika pembakaran dilakukan untuk keperluan tertentu, api harus dipastikan benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi.

Baca Juga:  "Wabup Bone dan Baznas Bersinergi Hadirkan Khitanan Massal, Wujud Kepedulian Masyarakat".

Masyarakat juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di area yang dipenuhi rumput atau semak kering. Selain itu, instalasi dan peralatan listrik di rumah perlu diperiksa secara berkala untuk mencegah terjadinya kebakaran akibat korsleting.

Pastikan kabel dan peralatan listrik dalam kondisi baik. Bahan yang mudah terbakar juga harus dijauhkan dari sumber api maupun panas,” jelasnya.

Selain ancaman kebakaran, BPBD Bone mengingatkan warga di wilayah rawan kekeringan agar menghemat penggunaan air dan memanfaatkannya secara bijaksana. Lingkungan dan lahan juga perlu dibersihkan dari material kering yang mudah terbakar.

Warga diminta turut meningkatkan kewaspadaan terhadap angin kencang, termasuk mengantisipasi pohon maupun bangunan yang berpotensi tumbang selama musim kemarau.

Baca Juga:  Setahun BerAmal, Wabup Bone Buka Capaian dan Tantangan Pembangunan

Andi Rezki juga mengajak pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, aparat TNI-Polri, relawan, serta seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat upaya pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Kami mengajak seluruh unsur masyarakat untuk bersama-sama melakukan pencegahan dan meningkatkan kesiapsiagaan bencana,” ucapnya.

Jika menemukan titik api atau kebakaran, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada pemerintah setempat atau petugas terkait. Warga juga diingatkan tidak mengambil tindakan yang dapat membahayakan keselamatan diri, terutama jika api sudah sulit dikendalikan.

Menurutnya, pencegahan menjadi langkah utama dalam menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. Keselamatan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga melalui kepedulian dan kesiapsiagaan.

Mari kita jadikan musim kemarau ini sebagai momentum untuk meningkatkan kepedulian, kesiapsiagaan, dan semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan,” ajaknya.

Ia mengingatkan, satu percikan api dapat berkembang menjadi bencana besar. Karena itu, masyarakat diminta mengenali potensi risiko di lingkungan masing-masing dan melakukan pencegahan sejak dini.

Baca Juga:  Tingkatkan Kedisiplinan Pelajar, Kasat Lantas Polres Bone Terjunkan Tim Bina PKS MAN 1 Bone

BPBD Kabupaten Bone — Bersama Kita Cegah Bencana, Bersama Kita Tangguh,” pungkas Andi Rezki.

Pos terkait