Disaksikan Gubernur Sul-Sel, Bupati Bone Andi Asman Tandatangani Prasasti Peresmian UPT BPOM Bone Bersama Kepala BPOM RI

Foto Bupati Bone H.Asman Sulaiman, S. Sos, MM. Saat Tanda Tangani Prasasti BPOM Bone Bersama Kepala BPOM RI. Dr. Taruna Ikrar

BONE – INFO-JURNAL.COM Pemerintah Kabupaten Bone kembali mencatat langkah penting dalam penguatan pengawasan obat dan makanan di wilayah Bosowasi.

Hal ini ditandai dengan peresmian Gedung Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bone yang berlangsung pada Jumat (6/3/2026).

Peresmian gedung tersebut dilakukan langsung oleh Kepala BPOM RI, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D. Momentum ini turut disaksikan oleh Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman serta Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman yang juga ikut menandatangani prasasti peresmian.

Kepala BPOM RI, Taruna Ikrar, menjelaskan bahwa UPT BPOM Bone nantinya akan membawahi empat kabupaten di kawasan BOSOWASI, yakni Bone, Soppeng, Wajo, dan Sinjai.

Baca Juga:  Bupati Jeneponto Resmi Menutup Latsar CPNS, Dorong ASN Adaptif dan Profesional

“UPT BPOM Bone akan membawahi empat kabupaten, yaitu Bone, Soppeng, Wajo, dan Sinjai (BOSOWASI),” ungkapnya.

Menurutnya, kehadiran kantor UPT BPOM di Kabupaten Bone akan memperluas jangkauan pengawasan obat dan makanan di wilayah BOSOWASI.

Dengan begitu, pengawasan terhadap produk yang beredar di masyarakat dapat dilakukan lebih efektif dan cepat.

Sementara itu, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPOM RI atas kepercayaan yang diberikan dengan menempatkan UPT BPOM di Kabupaten Bone.

“Kami siap support dan kawal bersama. Dengan adanya UPT BPOM ini, proses legalitas produk makanan dan minuman lokal yang dihasilkan pelaku UMKM di Bone dapat berjalan lebih cepat,” ujar Bupati Bone.

Baca Juga:  Bone Raih 10 Besar Adipura Nasional, Pemprov Sulsel Beri Apresiasi Tinggi

Ia juga berharap kehadiran UPT BPOM dapat menjadi dorongan bagi pelaku UMKM untuk semakin meningkatkan kualitas produk lokal sehingga mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Di kesempatan yang sama, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman turut mengapresiasi hadirnya kantor UPT BPOM di Bone.

Menurutnya, fasilitas ini akan sangat membantu dalam memperkuat pengawasan terhadap peredaran obat dan makanan di wilayah BOSOWASI.

“Insya Allah dengan adanya kantor BPOM di Bone, pengawasan obat dan makanan di wilayah BOSOWASI akan semakin mudah. Apalagi saat ini sudah banyak produk beredar. Jika tidak dilakukan perlindungan kepada masyarakat, hal tersebut bisa menjadi masalah ke depan,” jelasnya.

Baca Juga:  Jelang Lebaran, Ribuan Personel Polres Bone Tunaikan Zakat Fitrah via BAZNAS

Selain itu, BPOM juga menjadi satu-satunya lembaga yang bertugas melakukan pengawasan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dengan hadirnya UPT BPOM Bone, diharapkan pengawasan terhadap kualitas makanan dapat semakin optimal.

Kehadiran UPT BPOM Bone pun diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di Kabupaten Bone dan wilayah BOSOWASI secara keseluruhan. ( BM) *.

Pos terkait