Buka Haul ke-312 Lapatau Matanna Tikka, Wabup Andi Akmal Tekankan Pentingnya Menjaga Warisan Sejarah Bone

Foto Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., Saat membuka secara resmi Haul ke-312 Lapatau Matanna Tikka yang dirangkaikan dengan Silaturahmi Nasional dan Pelantikan Pengurus Perkumpulan Wija Raja Lapatau Matanna Tikka Periode 2026–2031 di Aula Masjid Al-Markaz Al-Ma’arif, Jumat (25/9/2026).

BONE – INFO-JURNAL.COM – Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., membuka secara resmi Haul ke-312 Lapatau Matanna Tikka yang dirangkaikan dengan Silaturahmi Nasional dan Pelantikan Pengurus Perkumpulan Wija Raja Lapatau Matanna Tikka (PERWIRA-LPMT) Periode 2026–2031 di Aula Masjid Al-Markaz Al-Ma’arif, Jumat (25/9/2026).

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Lao Sappa Deceng, Lisu Mappadeceng” dan menjadi bagian dari rangkaian Festival Gau Maraja yang berlangsung 25–30 September 2026 di sejumlah lokasi di Kabupaten Bone.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PERWIRA-LPMT, Andi Muhammad Sapri Pamulu, menekankan pentingnya memperkuat hubungan kekeluargaan serta sinergi antara pemerintah, pemangku adat, dan komunitas kebudayaan dalam menjaga warisan sejarah Bone.

Sapri menyampaikan, Pemkab Bone bersama Perwira Lontara telah menjalin kerja sama dalam pelestarian objek pemajuan kebudayaan dan manuskrip sejarah. Upaya tersebut juga melibatkan para raja Bone serta sejumlah kerajaan lain, termasuk Gowa dan Soppeng.

Menurutnya, terdapat 18 buku harian atau catatan penting Kerajaan Bone dari periode 1660 hingga 1910. Lima di antaranya telah diterbitkan, dengan empat buku mendapat dukungan Pemkab Bone dan satu buku didukung Pemkab Soppeng. Seluruh catatan tersebut direncanakan dihimpun menjadi Bone Annals sebagai dokumentasi sejarah bagi generasi mendatang.

Baca Juga:  Perhatikan Kesejahteraan Aparatur Jelang Idulfitri 1447 H, Bupati Andi Asman –Wabup Andi Akmal Cairkan Milyaran THR ASN dan PPPK PW Pemkab Bone

Pada kegiatan itu juga dilakukan penyerahan Catatan Harian Raja Bone XXIII, La Tenri Tappu, Sultan Ahmad Saleh Syamsuddin, kepada Pemkab Bone. Buku dua jilid tersebut memuat catatan periode Januari 1775–Desember 1785 dan Januari 1786–Desember 1795.

Alih aksara dan terjemahan dikerjakan Andi Sofyan Hady, sedangkan Muhammad Sapri Andi Pamulu, Ph.D., bertindak sebagai editor.

Sapri berharap dukungan pemerintah daerah terus diperkuat, khususnya dalam pendanaan penerbitan arsip, dokumentasi adat istiadat, dan kajian sejarah. Ia juga mendorong perluasan jejaring kebudayaan hingga tingkat nasional dan internasional, termasuk penelusuran arsip sejarah Bone yang tersimpan di Belanda dan Inggris.

Sementara itu, Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin mengatakan Haul ke-312 Lapatau Matanna Tikka bukan sekadar agenda mengenang tokoh sejarah, tetapi menjadi momentum untuk meneladani nilai perjuangan, kepemimpinan, persatuan, dan pengabdian yang diwariskan leluhur.

“Melalui kegiatan haul dan silaturahmi nasional ini, kita tidak hanya mengenang jasa dan perjuangan Lapatau Matanna Tikka, tetapi juga menjadikan nilai-nilai luhur yang diwariskannya sebagai inspirasi dalam membangun kehidupan bermasyarakat,” ujar Andi Akmal.

Baca Juga:  Usai Dilantik, Andi Akmal Dorong Pembentukan DMI hingga Tingkat Kecamatan

Andi Akmal juga mengapresiasi pelaksanaan Silaturahmi Nasional dan pelantikan pengurus PERWIRA-LPMT periode 2026–2031. Ia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat hubungan kekeluargaan antarwija, menjaga warisan sejarah dan budaya, serta ikut berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Bone.

Ia mengingatkan pentingnya mengamalkan falsafah Bugis mali siparampe, tappa sipatokong, dan malilu sipakainge yang mengajarkan masyarakat untuk saling membantu, menopang, dan mengingatkan.

Menurutnya, pemahaman terhadap sejarah dan kebudayaan merupakan bagian penting dalam membentuk generasi muda Bone sekaligus menjadi modal untuk mengembangkan pariwisata berbasis sejarah dan budaya.

Terkait Festival Gau Maraja, Andi Akmal menyebut kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat pelestarian budaya, tetapi juga memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat melalui pengembangan potensi agraris lokal.

Dalam kesempatan itu, ia turut memaparkan sejumlah capaian dan program pembangunan daerah, di antaranya perbaikan sekitar 371 kilometer jalan, pertumbuhan ekonomi Bone sebesar 7,84 persen pada triwulan I 2026, serta penghargaan TPID Kabupaten/Kota Berkinerja Terbaik 2026.

Baca Juga:  Wakil Bupati Bone Perkuat Syiar Islam Lewat Peringatan Israj Mi’raj di Masjid Songkok Recca

Sejumlah proyek strategis juga terus didorong, seperti rencana perpanjangan landasan Bandara Arung Palakka dari 1.400 meter menjadi 2.500 meter, pembangunan Pelabuhan Tondong dengan nilai investasi sekitar Rp1,7 triliun, pembangunan SMA Taruna, sekolah KKSS, dan Sekolah Rakyat di Bajoe dengan anggaran sekitar Rp257 miliar.

Selain itu, Pemkab Bone mendorong pengembangan kawasan hilirisasi ayam terintegrasi bersama PTPN dengan nilai investasi sekitar Rp1,2 triliun. Pengembangan berbagai proyek tersebut, kata Andi Akmal, tetap memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan.

Menutup sambutannya, Andi Akmal menyampaikan apresiasi kepada PERWIRA-LPMT, pemangku adat, komunitas, dan seluruh masyarakat yang terus berkontribusi dalam pelestarian budaya serta pembangunan daerah.

Ia berharap momentum haul, silaturahmi nasional, dan pelantikan pengurus PERWIRA-LPMT semakin memperkuat sinergi seluruh elemen dalam menjaga warisan sejarah sekaligus mendorong kemajuan Kabupaten Bone.

“Lao Sappa Deceng, Lisu Mappadeceng. Bersama membangun Bone yang mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan,” tutupnya. (BM)*.

 

Pos terkait